Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan
Cara sederhana membuang racun dalam tubuh
By : Unknown
Menghilangkan racun dalam tubuh dapat dilakukan dengan berbagai cara seperti detoksifikasi, akupuntur, dan perawatan medis lainnya. Cara alami dan sederhana berikut ini juga mudah dilakukan bagi anda yang ingin membuang racun dalam tubuh :
1. Minum air putih
cara terbaik dan termurah untuk menyegarkan sistem tubuh. Sesuai anjuran banyak dokter dan pakar kesehatan minumlah air putih delapan gelas sehari. selain dapat mengeluarkan racun dalam tubuh kita, air putih pun dapat meningkatkan fungsi otak, menjaga berat badan, menyehatkan tulang, dan membuat kulit jadi sehat. Air dapat melarutkan unsur-unsur kimia dalam darah dan membantu memperbaiki jaringan tubuh dan pertumbuhan . Minumlah sedikitnya dua gelas air putih setiap pagi, setelah bangun tidur, dalam keadaan perut kosong. Air hangat akan membantu tubuh mengeluarkan racun secara alami.
2. Jalan Kaki
Penelitian membuktikan bahwa jalan kaki bermanfaat bagi jantung, melancarkan system pencernaan, dan membersihkan saluran getah bening yang merupakan kunci utama sistem kekebalan tubuh. Lakukan sekitar 20 menit setiap hari.
3. Lemon
Lemon, jeruk nipis dan jeruk mengandung limonene yaitu sejenis minyak yang menetralisir senyawa pencetus kanker dalam liver. Liver yang bekerja seperti filter udara ini perlu sering-sering dibersihkan. Jika tidak akan tersumbat racun dan memperlemah tubuh seluruh badan akan lamban. Jadi bersihkan liver anda setiap hari dengan rajin mengonsumsi jeruk.
1. Minum air putih
cara terbaik dan termurah untuk menyegarkan sistem tubuh. Sesuai anjuran banyak dokter dan pakar kesehatan minumlah air putih delapan gelas sehari. selain dapat mengeluarkan racun dalam tubuh kita, air putih pun dapat meningkatkan fungsi otak, menjaga berat badan, menyehatkan tulang, dan membuat kulit jadi sehat. Air dapat melarutkan unsur-unsur kimia dalam darah dan membantu memperbaiki jaringan tubuh dan pertumbuhan . Minumlah sedikitnya dua gelas air putih setiap pagi, setelah bangun tidur, dalam keadaan perut kosong. Air hangat akan membantu tubuh mengeluarkan racun secara alami.
2. Jalan Kaki
Penelitian membuktikan bahwa jalan kaki bermanfaat bagi jantung, melancarkan system pencernaan, dan membersihkan saluran getah bening yang merupakan kunci utama sistem kekebalan tubuh. Lakukan sekitar 20 menit setiap hari.
3. Lemon
Lemon, jeruk nipis dan jeruk mengandung limonene yaitu sejenis minyak yang menetralisir senyawa pencetus kanker dalam liver. Liver yang bekerja seperti filter udara ini perlu sering-sering dibersihkan. Jika tidak akan tersumbat racun dan memperlemah tubuh seluruh badan akan lamban. Jadi bersihkan liver anda setiap hari dengan rajin mengonsumsi jeruk.
4. Mandi & Lulur
Kulit kita adalah organ yang paling luas dalam tubuh dan sangat efisien dalam menghilangkan racun. Sebelum mandi, bersihkan kulit dengan sikat lembut dalam keadaan kering. Membersihkan tubuh sebelum mandi akan membantu kulit mati mengelupas dan merangsang sistem limfatik (pengeluaran) untuk membantu mengeluarkan racun. Sauna juga merupakan metode detoks yang efektif. Sauna membantu proses penyembuhan, menghilangkan demam, menimbulkan keringat. Cara pemansan tubuh seperti sauna meningkatkan metabolisme, dan aktivitas organ-organ vital dan kelenjar-kelenjar tubuh, mengoptimalkan proses detoks.
5. Lemon tea & Jahe
Secangkir teh jeruk atau teh jahe dua kali sehari. Lemon kaya akan vitamin C yang dapat mengaktifkan hati dan kantung empedu dan juga melawan racun. Sedangkan jahe membantu membuka pori-pori saat sirkulasi sedang meningkat dan mempercepat proses metabolisme.
6. Air kelapa hijau / Dogan
Tidak hanya nikmat disajikan disaat dingin, air kelapa juuga bermanfaat untuk membersihkan saluran pencernaan bahkan dapat melawan kuman, virus dan bakteri. Minum air kelapa hijau secara teratur pun bisa meningkatkan daya tahan tubuh dan mencukupi asupan cairan dalam tubuh.
7. Olahraga secara teratur
Selain bisa menguatkan detak jantung dan memberi oksigen kedalam tubuh, olahraga merupakan salah satu cara yang bisa dilakukan untuk menghasilkan keringat, dan berkeringat adalah cara terbaik dan termudah untuk mengeluarkan racun ditubuh.
8. Tarik nafas dalam-dalam
Bernapas dalam-dalam akan memungkinkan lebih banyak oksigen bersirkulasi melalui sistem tubuh Anda.
Duduklah dengan nyaman dengan punggung tegak. Ambil napas melalui hidung dalam tujuh hitungan, tahan selama empat hitungan, lalu keluarkan napas melalui mulut dalam delapan hitungan. Anda tentu ingin menghirup semua udara di dalam paru-paru sehingga dapat menarik lebih banyak oksigen dalam napas berikutnya.
Kulit kita adalah organ yang paling luas dalam tubuh dan sangat efisien dalam menghilangkan racun. Sebelum mandi, bersihkan kulit dengan sikat lembut dalam keadaan kering. Membersihkan tubuh sebelum mandi akan membantu kulit mati mengelupas dan merangsang sistem limfatik (pengeluaran) untuk membantu mengeluarkan racun. Sauna juga merupakan metode detoks yang efektif. Sauna membantu proses penyembuhan, menghilangkan demam, menimbulkan keringat. Cara pemansan tubuh seperti sauna meningkatkan metabolisme, dan aktivitas organ-organ vital dan kelenjar-kelenjar tubuh, mengoptimalkan proses detoks.
5. Lemon tea & Jahe
Secangkir teh jeruk atau teh jahe dua kali sehari. Lemon kaya akan vitamin C yang dapat mengaktifkan hati dan kantung empedu dan juga melawan racun. Sedangkan jahe membantu membuka pori-pori saat sirkulasi sedang meningkat dan mempercepat proses metabolisme.
6. Air kelapa hijau / Dogan
Tidak hanya nikmat disajikan disaat dingin, air kelapa juuga bermanfaat untuk membersihkan saluran pencernaan bahkan dapat melawan kuman, virus dan bakteri. Minum air kelapa hijau secara teratur pun bisa meningkatkan daya tahan tubuh dan mencukupi asupan cairan dalam tubuh.
7. Olahraga secara teratur
Selain bisa menguatkan detak jantung dan memberi oksigen kedalam tubuh, olahraga merupakan salah satu cara yang bisa dilakukan untuk menghasilkan keringat, dan berkeringat adalah cara terbaik dan termudah untuk mengeluarkan racun ditubuh.
8. Tarik nafas dalam-dalam
Bernapas dalam-dalam akan memungkinkan lebih banyak oksigen bersirkulasi melalui sistem tubuh Anda.
Duduklah dengan nyaman dengan punggung tegak. Ambil napas melalui hidung dalam tujuh hitungan, tahan selama empat hitungan, lalu keluarkan napas melalui mulut dalam delapan hitungan. Anda tentu ingin menghirup semua udara di dalam paru-paru sehingga dapat menarik lebih banyak oksigen dalam napas berikutnya.
Cegah Kanker Payudara
By : Unknown
mencegah kanker payudara bisa dilakukan dengan mengkonsumsi menu lezat menyehatkan! Apa saja itu? Ini dia enam makanan lezat penangkal kanker payudara..
1. Gandum
Kita dapat mengonsumsi gandum yang berbentuk sereal dengan segelas susu setiap pagi.
Asal Bunyi 'krek' pada sendi
By : UnknownSehabis di pijat juga rasanya nyaman kalau jari tangan atau kaki kita di “jethutin / plitekin”. Tapi mungkin banyak di antara kita yang belum mengetahui asal muasal suara unik itu. Apakah karena engsel kita yang sudah berkarat dan butuh oli ? atau tulang keropos seperti kata iklan susu berkalsium tinggi ? Nah mari kita selidiki hal yang menarik ini..
Yah persendian di tubuh kita ada berbagai jenis ada yang merupakan sendi engsel seperti lutut, siku. Ada yang mampu kita putar dan gerakkan ke banyak arah seperti tulang leher dengan sendi putarnya. Ada sendi yang hanya mampu bergeser seperti tulang belakang kita. Ada juga sendi peluru yang berada pada tulang bahu kita. Masing-masing mempunyai fungsi dan gerakan tersendiri.
Sebagaimana mesin membutuhkan pelumas maka tubuh kita juga butuh “oli” alami. Tulang persendian kita mempunyai selaput sendi atau membran sinovial yang menghasilkan minyak sinovial. Cairan ini berfungsi sebagai pelumas sehingga gesekan berjalan lancar dan halus dan tidak menimbulkan rasa nyeri atau sakit . Minyak sinovial juga mengandung berbagai jenis nutrisi dan campuran gas oksigen, nitrogen, dan karbon dioksida.
Sebagaimana mesin membutuhkan pelumas maka tubuh kita juga butuh “oli” alami. Tulang persendian kita mempunyai selaput sendi atau membran sinovial yang menghasilkan minyak sinovial. Cairan ini berfungsi sebagai pelumas sehingga gesekan berjalan lancar dan halus dan tidak menimbulkan rasa nyeri atau sakit . Minyak sinovial juga mengandung berbagai jenis nutrisi dan campuran gas oksigen, nitrogen, dan karbon dioksida.
Letusan Gas dan Pergeseran Jaringan
Nah, saat Anda mematah-matahkan tangan, ruangan berisi cairan di sekitar sendi akan meregang. Karena regangan itulah, gas di dalam cairan akan dilepaskan. Letusan gas-gas itulah yang menghasilkan bunyi di persendian. Menurut para ilmuwan, cairan sendi harus menyerap gas kembali beberapa saat sebelum Anda dapat membuat bunyi yang sama. Tendon dan ligamen juga penyebab timbulnya suara. Jaringan lunak di persendian ini mirip dengan karet yang mengikat otot dengan ujung-ujung tulang agar tidak lepas. Begitu pula dengan ligamen yang menghubungkan tulang dengan tulang lainnya. Saat persendian digerakkan, kadang-kadang tendon dan ligamen lepas dari tempatnya, namun segera kembali. Misalnya, saat lutut Anda berbunyi karena berdiri dari posisi duduk.
Pada penderita arthritis, suara gemeretak sangat mudah terjadi dan rasanya sangat nyeri. Tulang belulang kehilangan jaringan tulang rawan sehingga ujung-ujung tulangnya kasar. Cairan sinovial bertambah banyak sehingga sendi terasa kaku dan sakit. Para ilmuwan telah mempelajari apakah kebiasaan mematah-matahkan sendi dapat memicu arthritis atau merusak organ tubuh. Beberapa hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan tersebut dapat dilakukan kapan saja tanpa berisiko apa pun. Meskipun demikian, penelitian lainnya menunjukkan bahwa aktivitas yang berlebihan akan merusak jaringan lembut di sekitar sendi sehingga tangan bengkak dan sulit digerakkan. So sudahkah anda gemeretakkan sendi anda hari ini.
Sumber :LiveScience.com dan Kompas
Pada penderita arthritis, suara gemeretak sangat mudah terjadi dan rasanya sangat nyeri. Tulang belulang kehilangan jaringan tulang rawan sehingga ujung-ujung tulangnya kasar. Cairan sinovial bertambah banyak sehingga sendi terasa kaku dan sakit. Para ilmuwan telah mempelajari apakah kebiasaan mematah-matahkan sendi dapat memicu arthritis atau merusak organ tubuh. Beberapa hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan tersebut dapat dilakukan kapan saja tanpa berisiko apa pun. Meskipun demikian, penelitian lainnya menunjukkan bahwa aktivitas yang berlebihan akan merusak jaringan lembut di sekitar sendi sehingga tangan bengkak dan sulit digerakkan. So sudahkah anda gemeretakkan sendi anda hari ini.
Sumber :LiveScience.com dan Kompas
Tag :
Kesehatan,
Pengetahuan,


